Cara Menghasilkan Uang dari Membuat Game

Pohon Uang

Pohon Uang

Penghasilan dari game saat ini meningkat tajam, mungkin hal tersebut belum dapat kita rasakan secara langsung karena game dianggap masih belum sepopuler di luar negeri. Secara harga, Indonesia masih memiliki harga beli yang rendah untuk soal software, apalagi game, namun hanya orang-orang yang tergolong kategori maniak pasti akan rela mengeluarkan uangnya untuk membeli game asli karena ada kepuasan tersendiri saat membeli secara legal.

Yang akan saya bicarakan adalah mengenai beberapa cara yg bisa kita lakukan untuk mendapatkan uang dari game. simak ya🙂 Baca lebih lanjut

Menampilkan Rute Tercepat (Driving Directions) di Google Map Android

Sebelumnya kita sudah mencoba beberapa tutorial sebelumnya, sekarang kita bermain-main dengan rute tercepat milik google.😀 Google sekarang sudah menghilangkan service direction karena bukan menjadi hak miliknya, namun service tersebut masih dapat diakses dengan cara lain, yaitu menggunakan Google Maps. Google Maps secara tidak langsung masih mendukung pencarian jalan tercepat, namun kita harus mengetahui ini agar kita dapat mencari jalan tercepat untuk aplikasi kita.

Alur pengambilan data pada sistem yaitu :

  • User merequest data berupa url string pada Google Map
  • Google Map mengembalikan berupa respon dalam format KML
  • File KML diolah/di-parsing sehingga didapat lokasi di mana saja sebagai jalan tercepat
  • Data tersebut digambarkan pada Google Map

Langsung saja nggak pake lama-lama, Pertama-tama kita buat sebuah file Overlay, kita beri nama DirectionPathOverlay.java. Class ini digunakan untuk menggambarkan garis berwarna merah pada peta kita. Baca lebih lanjut

Menambahkan Dialog pada Marker

Tutorial ini merupakan tutorial lanjutan dari tutorial sebelumnya. Sekarang kita akan belajar membuat dialog yang muncul pada saat kita meng-klik marker pada map view. Langsung saja ke tutorialnya.

Membuat Layout Dialog

Dialog juga perlu desain agar dapat tampil seperti yang diinginkan. Oleh karena itu kita harus mendesain terlebih dahulu. Di sini desainnya cukup simpel saja karena kita tidak butuh yang terlalu rumit. Yaitu klik kanan pada folder /res/layout/. Kemudian pilih New > Other, maka akan tampil seperti ini. Baca lebih lanjut

Menambahkan Marker pada Google Map di Android

Sebagai lanjutan dari post sebelumnya yaitu Membuat Aplikasi Google Map Kita Sendiri. Di sini akan dilanjutkan membuat tutorial tentang menambahkan marker dan mencoba dialog. Langsung aja deh😉

Sebelumnya siapkan eclipse dan emulatornya.

Tambahkan file CustomItemizedOverlay.java pada package com.iddev.googlemap :

package com.iddev.googlemap;

import java.util.ArrayList;

import android.graphics.drawable.Drawable;

import com.google.android.maps.ItemizedOverlay;
import com.google.android.maps.OverlayItem;

public class CustomItemizedOverlay extends ItemizedOverlay {
	private ArrayList<OverlayItem> mOverlays = new ArrayList<OverlayItem>();
	private MainActivity mainActivity;

	public CustomItemizedOverlay(Drawable defaultMarker) {
		super(boundCenterBottom(defaultMarker));
	}
	
	public CustomItemizedOverlay(Drawable defaultMarker, MainActivity mainActivity) {
		super(boundCenterBottom(defaultMarker));
		this.mainActivity = mainActivity;
	}

	public void addOverlay(OverlayItem overlay) {
		mOverlays.add(overlay);
		populate();
	}

	@Override
	protected OverlayItem createItem(int i) {
		return mOverlays.get(i);
	}

	@Override
	public int size() {
		return mOverlays.size();
	}

	@Override
	protected boolean onTap(int index) {
		OverlayItem item = mOverlays.get(index);
		
		return true;
	}
}

Jika sudah, sekarang kita unduh dulu markernya dari sini. Kemudian extract dan masukan salah satu saja, misalnya bank.png. Cukup copy-paste ke dalam folder drawable yang ada di dalam folder res.

marker bank

marker bank

Oke, sekarang kita tambahkan beberapa coding sehingga pada MainActivity.java berubah menjadi seperti ini :

package com.iddev.googlemap;

import java.util.List;

import com.google.android.maps.GeoPoint;
import com.google.android.maps.MapActivity;
import com.google.android.maps.MapController;
import com.google.android.maps.MapView;
import com.google.android.maps.Overlay;
import com.google.android.maps.OverlayItem;

import android.content.Intent;
import android.graphics.drawable.Drawable;
import android.os.Bundle;
import android.view.Menu;
import android.view.MenuInflater;
import android.view.MenuItem;
import android.view.Window;

public class MainActivity extends MapActivity {
	public MapView mapView;
	
    /** Called when the activity is first created. */
    @Override
    public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        
        requestWindowFeature(Window.FEATURE_NO_TITLE);
		setContentView(R.layout.main);

		mapView = (MapView) findViewById(R.id.mapview);
		mapView.setBuiltInZoomControls(true);
		
		// set posisi tengah dari map
		MapController mapController = mapView.getController();
		mapController.setCenter(new GeoPoint(-7298115, 112739451));
		mapController.setZoom(12);
		
		List<Overlay> mapOverlays = mapView.getOverlays();
		Drawable drawable = this.getResources().getDrawable(R.drawable.bank);
		CustomItemizedOverlay itemizedoverlay = new CustomItemizedOverlay(drawable);
		GeoPoint point = new GeoPoint(-7298115, 112739451);
		OverlayItem overlayitem = new OverlayItem(point, "Ini adalah Judul", "Ini adalah keterangan");
		itemizedoverlay.addOverlay(overlayitem);
		mapOverlays.add(itemizedoverlay);
    }
    
    @Override
    protected boolean isRouteDisplayed() {
        return false;
    }
}

Sekarang kita jalankan dengan emulatornya.

hasil akhir

hasil akhir

Sudah jadi kan🙂

Sekarang akan saya jelaskan maksud dari coding di atas untuk penambahan marker.

List<Overlay> mapOverlays = mapView.getOverlays();

Digunakan untuk mengambil seluruh overlay yang ada pada google map. Apaan sih overlay itu ? Overlay itu semacam layer atau tumpukan di atas peta google map. Overlay bisa berbagai macam jenis, antara lain polyline, polygon, marker.

Drawable drawable = this.getResources().getDrawable(R.drawable.bank);

Kode ini digunakan untuk mengubah alamat pointer dari file bank.png menjadi tipe drawable. Karena tipe drawable merupakan class yang bisa digambar di aplikasi. Intinya me-load file tersebut.

CustomItemizedOverlay itemizedoverlay = new CustomItemizedOverlay(drawable);

melakukan inisialisasi itemizedOverlay, di sini gambar bank tadi dimasukkan ke dalam objek CustomItemizedOverlay yang kita buat. Class CustomItemizedOverlay digunakan agar objek dapat masuk ke dalam overlay-nya google map.

GeoPoint point = new GeoPoint(-7298115, 112739451);

Nah, kalo ini sudah pasti kita tahu kalau ini menentukan posisi dari marker untuk berada di Surabaya.🙂

OverlayItem overlayitem = new OverlayItem(point, “Ini adalah Judul”, “Ini adalah keterangan”);

Kalo ini mendefinisikan bahwa variabel point tadi dimasukkan ke dalam overlayitem, sehingga isi dari overlay item adalah lokasi, judul, dan keterangan.

itemizedoverlay.addOverlay(overlayitem);

Ini apaan sih ? nggak, kita cuma memasukkan overlayitem ke dalam itemizedoverlay. Jadi yang awalnya itemizedoverlay cuma memiliki marker di dalamnya, kini memiliki koordinat lintang dan bujur (longitude & latitude).

mapOverlays.add(itemizedoverlay);

Nah, ini yang penting. itemizedoverlay merupakan sebuah marker, jadi kalo ingin memasukkan ke dalam google map, tinggal menambahkannya ke dalam mapOverlay.

Membuat Aplikasi Google Map Kita Sendiri di Android

Sebenarnya tutorial ini sudah ada di situs android sendiri, namun saya ingin menerjemahkan untuk yang kurang mengerti akan hal ini. Jika kita sudah mendownload eclipse dan android sdk, kita bisa memulai untuk mencoba membuat aplikasi ini🙂

Pertama, buka Eclipse kita.

Eclipse Galileo

Eclipse Galileo

Selanjutnya kita buat sebuah Project baru dengan menekan menu File->New->Android Project. Baca lebih lanjut