Membuat Pohon dengan Blender Script [gen3]

klik untuk memperbesar

klik untuk memperbesar

Membuat pohon secara mudah dapat dilakukan di blender. Kita hanya perlu mengklik konfigurasi jenis pohon, rotasi, ukuran dan masih banyak lagi.

Untuk mendapatkan plug-in/script nya kita dapat mendownloadnya di http://www.blendernewbies.com/misc/gen3.zip. Script tersebut extract, kemudian copykan ke folder .blender pada instalasi blender kita.

Lalu jalankan blender.

Kemudian pisah window kita menjadi 2 dengan cara klik kanan pada pinggir window dan pilih Split Area. Kemudian pilih tipe window adalah script. Script tersebut ada di Script -> Misc -> gen3.

Klik new seed, kemudian setting konfigurasinya dan klik generate, maka pohon akan muncul di 3d window.

Iklan

Tutorial UV Mapping dengan Blender

blender splash screen 2.49a

blender splash screen 2.49a

Wah, udah lama nih nggak posting, soalnya HP lagi macet, jadi gak bisa ngenet sementara :(. OK, kali ini saya mau kasih sedikit tutorial mengenai UV Mapping, hmm.. makanan apa tu ? :D. UV Mapping menurut definisi dari wikipedia :

UV Mapping adalah suatu proses pemodelan 3D membuat gambar 2D mewakili sebuah model 3D. Peta mengubah objek 3D ke gambar dikenal sebagai tekstur. Berbeda dengan “X”, “Y” dan “Z”, yang merupakan koordinat untuk objek 3D asli dalam ruang modeling, “U” dan “V” adalah koordinat obyek yang berubah. Hal ini menciptakan efek lukisan gambar ke permukaan objek 3D.

Jadi intinya kita membuat tekstur untuk gambar 3D yang akan kita buat. 😀 Baca lebih lanjut

Mengekspor Papervision3D, Sandy3D dari Blender

Papervision3D and Blender

Papervision3D and Blender

Blender merupakan tool yang bersifat open source dan freeware, oleh karena itu banyak sekali plugin yang sedang dikembangkan maupu sudah dikembangkan, antara lain untuk mengekspor ke kode ActionScript.

Pertama, kita download file python-nya di sini.

Ekstract file .zip tadi ke :

  • Windows: /Blender Foundation/Blender/.blender/scripts/ (Blender .2.46: C:\Documents and Settings\<username>\Application Data\Blender Foundation\Blender\.blender\scripts)
  • Mac: /Applications/blender/blender.app/Contents/MacOS/.blender/scripts/ Baca lebih lanjut

Kelebihan dan Kekurangan Swift3D


Swift3D merupakan tool biasa digunakan untuk merender 3D menjadi 2D. Jadinya pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya.

Baik, sekarang akan saya jelaskan satu-satu kelebihan dan kekurangannya. 🙂

Kelebihan Swift3D

  • Merupakan tool yang simpel, tidak ribet, tinggal drag and drop.
  • Swift3D mendukung animasi objek 3D.
  • Animasi dapat diexport ke banyak file, misal avi, flv, swf, swt, dan ai.
  • Kita dapat memilih jenis rendering yang kita inginkan, yaitu raster (bitmap) dan vector. Jenis gambar raster lebih lama saat me-render, akan tetapi hasilnya lebih bagus. Sedang untuk vector, gambarnya satu warna atau gradasi warna vector (cocok untuk dimasukkan pada animasi vector flash).
  • Jika kita ingin membuat model yang simpel, maka swift3D bisa digunakan untuk membuatnya. 😉 Baca lebih lanjut

Membuat Carrousel 3D dengan papervision3D

papervision

papervision

Baru aja nyoba membuat carrousel / komedi putar dengan papervision3D hasilnya bisa dibilang lumayan lah *narsis mode on* :D.

Project ini dibuat dengan Flex builder 3, jadi harus punya tuh flashnya, kalo udah tau bisa di-convert sendiri ke flash CS 3 / 4.

Di sini foto2 diload dari file.xml ,jadi saat runtime program membaca isi dari file xml kita. Kelebihan dari load file xml yaitu jika kita sewaktu-waktu ingin mengganti banyaknya foto yang diload atau ingin mengganti foto, maka kita tidak susah-susah mengganti kode program. 😉

Berikut adalah listing programnya : Baca lebih lanjut

Mengistall jMonkeyEngine pada NetBeans

Untuk dapat menggunakan jMonkeyEngine atau yang biasa dikenal dengan jME, kita perlu mengatur library-nya saja. Di sini saya menggunakan NetBeans 6.5 dan jME-nya yaitu versi 2.0. Untuk download jME-nya tinggal ke halaman download pada situsnya, sampai saat saya menulis sekarang ada versi 2.0 untuk library jME-nya.

Saya sarankan untuk mendownload juga javadoc-nya, karena mungkin kita ingin mengetahui mapping dari library tersebut, karena library ini bersifat open source. Selain itu documentation chapternya juga penting, di situ terdapat cara membuat bangun sederhana. Baca lebih lanjut