Mengenal ActionScript 3.0 [basic] part 2

Baik, sekarang kita akan mencoba untuk menerapkan hasil dari sebelumnya disertai dengan beberapa tambahan. Project kita kali ini adalah membuat game pong. Game ini adalah game seperti pingpong. Kita akan membuat agar 2 user dapat bermain bersama dalam satu komputer.

Tombol player 1 : A S W D

Tombol player 2 : Kiri Bawah Atas Kanan

Meletakkan Papan Pemantul

Pertama, kita buat sebuah kotak berukuran 100 x 15, jadikan movieclip dengan nama class Papan, dan tentu saja kita memilih base class-nya yaitu MovieClip. :), caranya begini nih.

Buat sebuah gambar kotak 100 x 15 (panjang 100 dan tinggi 15) : Baca lebih lanjut

Iklan

Mengenal ActionScript 3.0 [basic] part 1

Untuk belajar ActionScript 3, terlebih dahulu kita harus memahami konsep OOP. Saya anggap kita sekarang sudah mengerti tentang konsep dari Object Oriented Programming tersebut.

Pertama-tama yang akan kita bahas adalah mengenai hierarki dalam menampilkan suatu object di dalam stage / layar.

MovieClip merupakan suatu class yang sangat amat sering digunakan dalam pembuatan aplikasi dalam flash. Class ini merupakan turunan dari class DisplayObject yang merupakan class agar object dapat ditampilkan ke stage.

Hierarki class movieclip :

MovieClip ->  Sprite -> DisplayObjectContainer -> InteractiveObject -> DisplayObject -> EventDispatcher -> Object

Jadi, MovieClip tentu saja merupakan turunan dari class Object yang merupakan parent dari semua class.

Sekarang kita akan mencoba menampilkan suatu kotak ke layar 😀 Baca lebih lanjut

Migrasi dari AS 2.0 ke as 3.0

 

migrasi yuukk...

migrasi yuukk...

Keliatannya agak sedikit sulit kalo kita sudah enjoy dengan sesuatu, seperti halnya kita sudah mengenal actionscript 2.0 dan mencoba selingkuh ke actionscript 3.0 :Dv. Pada dasarnya kita ingin migrasi atau nggak itu hak kita, jadi kalo misalnya kita pingin migrasi ke actionscript 3.0, ada beberapa syarat yang mutlak harus dipenuhi, yaitu

 

mengenal OOP

OOP atau kepanjangan dari Object Oriented Programming, bahasa Indonesianya “Pemrograman Berbasis Obyek”, bagi kita yang sudah meng-coding Java, pasti sangat mudah untuk mempelajari Actionscript 3.0.

Kenapa Kok Migrasi ??

Hmm… pertanyaan yang sulit dijawab, tapi akan saya jawab menurut pendapat saya sendiri.

Pertama, katanya yang bikin AS 3.0, performanya lebih cepet 100x ketimbang versi yang sebelumnya. Terbukti saat saya membuat game dengan banyak object yang bergerak, performanya masih bagus (nggak nge-lag).

Kedua, mengubah sistemnya menjadi standard. Nah, maksudnya kalo orang yang baru mengenal AS 3.0 trus bisa OOP, pasti gampang banget. Baca lebih lanjut

Membuat tweening dengan Tweener

tweener

tweener

Kita telah belajar untuk membuat tween pada package bawaan dari flash, sekarang kita akan membuat dengan menggunakan Tweener. Tweener bisa didownload pada http://code.google.com/p/tweener/. Cara setting pada aplikasi sama kayak yang di sini. Tweener merupakan library yang digunakan untuk menganimasikan sama halnya class Tween pada flash, akan tetapi memiliki banyak kelebihan, diantaranya jenis animasi lebih banyak, mendukung pause, resume tween, animasi tweening warna.

Ok, lets begin… 😀 Baca lebih lanjut

Mengekspor Papervision3D, Sandy3D dari Blender

Papervision3D and Blender

Papervision3D and Blender

Blender merupakan tool yang bersifat open source dan freeware, oleh karena itu banyak sekali plugin yang sedang dikembangkan maupu sudah dikembangkan, antara lain untuk mengekspor ke kode ActionScript.

Pertama, kita download file python-nya di sini.

Ekstract file .zip tadi ke :

  • Windows: /Blender Foundation/Blender/.blender/scripts/ (Blender .2.46: C:\Documents and Settings\<username>\Application Data\Blender Foundation\Blender\.blender\scripts)
  • Mac: /Applications/blender/blender.app/Contents/MacOS/.blender/scripts/ Baca lebih lanjut

Cara Setting Library Papervision3D di Flash CS3/CS4

papervision

papervision

Agar kita bisa menggunakan papervision di setiap saat kita membuka flash CS3/CS4 kita perlu untuk menyetting path-nya, caranya sangat mudah, terlebih dahulu kita harus mendownload papervision3d dari code.google.com dengan cara seperti di sini, misal kita menyimpannya di D:\papervision, maka coba buka D:\papervision\as3\tags\1_7\src , nah disitu letak library yang kita butuhin.. 😉

Sekarang buka flash CS4-nya..

Terus pilih menu Edit, terus pilih Preference, setelah itu akan muncul tampilan untuk memasukkan pathnya, langsung aja masukin lokasi papervision tadi (D:\papervision\as3\tags\1_7\src).

Beres dah.. Simpel banget kan ??? 😀