Salah satu cara optimasi netbeans

netbeans 6.8

netbeans 6.8

Dari banyak cara untuk mengoptimasi netbeans, salah satunya kita dapat menginstall netbeans dengan package sesuai keperluan kita. Jika kita melihat situsnya, ada berbagai jenis package yang ditawarkan, antara lain

  • J2SE
  • Java FX
  • Java
  • PHP
  • Ruby
  • C++
  • dan Paket Lengkap

Kalo kita sekadar ingin bekerja dengan aplikasi desktop ataupun applet, kita bisa memilih J2SE saja, sehingga library-library yang di-load tidak terlalu banyak. Selain itu paketnya juga memiliki ukuran yang kecil.

Tapi kalo sudah menginstall full package, yuk kita lihat blog-nya mas eko di http://wp.me/p7DcO-Nd 😀

Iklan

Memainkan file suara dengan Java Media Framework

java media framework

java media framework

Pada library standard java, kita tidak disediakan untuk memainkan file suara secara langsung. Maka dari itu kita memerlukan satu lagi paket pendukung, yaitu Java Media Framework. Kegunaaan dari Java Media Framework atau yang sering disebut JMF. JMF dapat digunakan untuk banyak hal yang berhubungan dengan time-based media, yaitu musik, video, streaming, capture foto, dan lainnya.. 😀

Untuk itu, kita perlu mendownload dan  menginstall JMF :

http://java.sun.com/javase/technologies/desktop/media/jmf/2.1.1/download.html

Setelah kita menginstall, kita sekarang dapat menjalankan JMFCustomizer,  JMFCustomizer digunakan untuk meng-generate file dengan ekstensi .jar dan merupakan library dari aplikasi yang kita buat. Baca lebih lanjut

Membuat Terrain dari Gambar pada JMonkeyEngine

 

hasil terrain

hasil terrain

Pada JMonkeyEngine terdapat fasilitas untuk membuat map melalui gambar grayscale. Fasilitas tersebut menggunakan image processing sebagai pengenalan warna pada gambar. Kita dapat mendefinisikan warna putih untuk ketinggian dan warna hitam untuk warna rendah. Jadi kita tidak perlu mendefinisikan titik-titik atau pun mengekspor file 3d dari 3d editor seperti 3ds max dan Blender. Baca lebih lanjut

Migrasi dari AS 2.0 ke as 3.0

 

migrasi yuukk...

migrasi yuukk...

Keliatannya agak sedikit sulit kalo kita sudah enjoy dengan sesuatu, seperti halnya kita sudah mengenal actionscript 2.0 dan mencoba selingkuh ke actionscript 3.0 :Dv. Pada dasarnya kita ingin migrasi atau nggak itu hak kita, jadi kalo misalnya kita pingin migrasi ke actionscript 3.0, ada beberapa syarat yang mutlak harus dipenuhi, yaitu

 

mengenal OOP

OOP atau kepanjangan dari Object Oriented Programming, bahasa Indonesianya “Pemrograman Berbasis Obyek”, bagi kita yang sudah meng-coding Java, pasti sangat mudah untuk mempelajari Actionscript 3.0.

Kenapa Kok Migrasi ??

Hmm… pertanyaan yang sulit dijawab, tapi akan saya jawab menurut pendapat saya sendiri.

Pertama, katanya yang bikin AS 3.0, performanya lebih cepet 100x ketimbang versi yang sebelumnya. Terbukti saat saya membuat game dengan banyak object yang bergerak, performanya masih bagus (nggak nge-lag).

Kedua, mengubah sistemnya menjadi standard. Nah, maksudnya kalo orang yang baru mengenal AS 3.0 trus bisa OOP, pasti gampang banget. Baca lebih lanjut

Iseng-iseng nyoba Augmented Reality

Beberapa saat lalu saya habis jalan2 dari beberapa situs tutorial, salah satunya gotoandlearn.com. Pertama sih iseng2 download video flash, tapi karena berhubung filenya banyak, jadi saya minta tolong sama temen buat ngedownloadin file yang kira2 ukurannya 2Giga-an *gag nyangka*. Salah satu video keliatannya pertama menarik banget, coba buka di youtube pake keyword “Augmented Reality”. Kira2 begitu lah.. Rasanya pingin mbuat apaaa gitu yang aneh… 😀 Baca lebih lanjut

Mengistall jMonkeyEngine pada NetBeans

Untuk dapat menggunakan jMonkeyEngine atau yang biasa dikenal dengan jME, kita perlu mengatur library-nya saja. Di sini saya menggunakan NetBeans 6.5 dan jME-nya yaitu versi 2.0. Untuk download jME-nya tinggal ke halaman download pada situsnya, sampai saat saya menulis sekarang ada versi 2.0 untuk library jME-nya.

Saya sarankan untuk mendownload juga javadoc-nya, karena mungkin kita ingin mengetahui mapping dari library tersebut, karena library ini bersifat open source. Selain itu documentation chapternya juga penting, di situ terdapat cara membuat bangun sederhana. Baca lebih lanjut

GTGE – 2D Java Game Engine

Di Indonesia tepatnya Medan, terdapat sebuah perusahaan pengembang game bernama Golden T Studio. Perusahaan ini didirikan oleh seseorang yang bernama Paulus Tuerah. Melihat dari situsnya http://www.goldenstudios.or.id perusahaan game ini didirikan tahun 2004, *waah lumayan yah, udah hampir 5 taun kalo diitung dari sekarang*.

Golden T Game Engine yang disingkat GTGE, memiliki banyak keunggulan dalam pembuatan game java 2 Dimensi, diantaranya :

  1. Penggunaan class-classnya mudah, sehingga ketika kita mendevelop suatu game, kita tidak harus memikirkan misal kita ingin menjalankan suara, tidak usah pusing-pusing sampe pake class-class dasar Java seperti membaca file audio.
  2. Karena berbasis Java yang slogannya “Build once run everywhere”, jadi bisa digunakan untuk banyak platform, seperti : Microsoft Windows, Linux, Mac OS X.
  3. Nggak pake bayar, alias gratis.. tis.. tis.. *wah baek banget orangnya :-)* dengan lisensi GNU Lesser General Public License (LGPL).
  4. Merupakan high level interface library, kita saat mendevelop game, kita nggak usah capek-capek mikir class yang dasar-dasar (low level interface library).
  5. Udah support OPENGL..
  6. Juga yang paling penting dalam game menurut aku yaitu Collision. *hehe…*
  7. Dan maaasih banyak lagi..

Kalo tertarik, langsung aja download di situsnya http://www.goldenstudios.or.id..

Di situ sudah termasuk tutorial-tutorialnya beserta contohnya.. lengkap… 🙂